Halaman

Kamis, 22 Agustus 2013

Bahaya Merokok

                                          http://www.kpai.go.id/files/2013/06/rokok.jpg
A. PENGERTIAN
    Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun tembakau yang telah dicacah.

B. ROKOK BERDASARKAN PENGGUNAAN FILTER
·   Rokok filter (RF) : rokok yang pada bagian pangkalnya terdapat gabus.
·   Rokok non filter (RNF) : rokok yang pada bagian pangkalnya tidak terdapat gabus.

C. ROKOK DAN REAKSI KIMIA (PEMBAKARAN)
    Rokok yang terbuat dari daun tembakau kering, kertas dan zat perasa, dapat dibentuk dari unsur Carbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N) dan Sulfur (S) serta unsur-unsur lain yang berjumlah kecil. Rokok secara keseluruhan dapat diformulasikan secara kimia yaitu sebagai (CvHwOtNySzSi).

D. GEJALA AKIBAT ZAT-ZAT DALAM ROKOK
·   CO, Tar, dan Nikotin tersebut berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan :
-   Gelisah, tangan gemetar (tremor)
-   Cita rasa / selera makan berkurang
-   Ibu-ibu hamil yang suka merokok dapat kemungkinan keguguran kandungannya

Nikotin
Nikotin merangsang bangkitnya adrenalin hormon dari anak ginjal yang menyebabkan :
-   Jantung berdebar-debar
-  Meningkatkan tekanan darah serta kadar kholesterol dalam darah, yang erat dengan terjadinya serangan jantung

E. BAHAYA MEROKOK
·   Asap rokok mengandung ribuan bahan kimia beracun dan bahan-bahan yang dapat menimbulkan kanker (karsinogen).
·   Pada Perokok pasif mempunyai risiko lebih tinggi untuk menderita kanker paru-paru dan penyakit jantung ishkemia.
·   Pada janin, bayi dan anak-anak mempunyai risiko yang lebih besar untuk menderita kejadian: berat badan lahir rendah, bronchitis dan pneumonia, infeksi rongga telinga dan asthma.
·   Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.
·  Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.

F. PEROKOK AKTIF
    Perokok aktif adalah orang yang melakukan langsung aktivitas merokok dalam arti mengisap batang rokok yang telah dibakar.
   Penyakit Yang ditimbulkan Pada Perokok aktif
     · Kanker saluran nafas
     · Bronchitis kronis
     · Gagal ginjal jantung
     · Stroke
     · Katarak
     · Penyakit saluran cerna
     · Impotensi/kemandulan
     · Membuat kulit cepat keriput
  
G. PEROKOK PASIF
         Perokok pasif adalah seseorang yang tidak melakukan aktivitas merokok secara langsung, akan tetapi ia ikut menghirup asap yang dikeluarkan oleh perokok aktif.
        Konsentrasi zat berbahaya di dalam tubuh perokok pasif lebih besar karena racun yang terhisap melalui asap rokok perokok aktif tidak terfilter. Sedangkan racun rokok dalam tubuh perokok aktif terfilter melalui ujung rokok yang dihisap. "Namun konsentrasi racun perokok aktif bisa meningkat jika perokok aktif kembali menghirup asap rokok yang ia hembuskan."
        Penyakit yang ditimbulkan pada perokok Pasif :
          · Peningkatan infeksi paru dan telinga
          · Gangguan pertumbuhan paru-paru
          · Resiko tinggi penyakit jantung
          · Resiko tinggi kematian
          · Gangguan perilaku dan saraf bila si anak tumbuh menjadi dewasa

H. PERUBAHAN PADA TUBUH SETELAH BERHENTI MEROKOK
      · Dalam 20 menit tekanan darah dan denyut nadi kembali normal
      · Dalam 8 jam kadar oksigen di dalam darah kembali normal
      · Dalam 24 jam karbondioksida dibuang dari tubuh, paru-paru mulai mengeluarkan dahak

I. TIPS UNTUK BERHENTI MEROKOK
·   Niat yang kuat.
·   Konsultasi dengan dokter / klinik untuk berhenti merokok.
·   Mengisi waktu luang dengan kegiatan positif seperti olahraga.
·   Menunda menghisap rokok 2 jam setiap hari dalam 7 hari.
·   Mengurangi jumlah rokok dikonsumsi secara bertahap sampai berhenti.
·   Ganti rokok dengan permen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar